post image

Dari Stempel Makanan menjadi Kekayaan Facebook: Kisah Hidup Jan Koum

  • Administrator
  • 21 Nov 2025
  • Artikel

Jan Koum, pendiri WhatsApp, memiliki kisah hidup yang luar biasa. Ia lahir pada tahun 1976 di sebuah desa kecil di luar Kyiv, Ukraina, dan tumbuh dalam keluarga yang miskin. Pada usia 16 tahun, ia dan ibunya berimigrasi ke Amerika Serikat, di mana mereka hidup dalam apartemen kecil dan mengandalkan stempel makanan untuk bertahan hidup.

Koum bekerja sebagai petugas kebersihan di sebuah toko grosir untuk membantu membiayai hidupnya, sambil belajar sendiri tentang pemrograman komputer. Ia kemudian bergabung dengan Yahoo! pada tahun 1997 dan bekerja di sana selama hampir satu dekade. Setelah meninggalkan Yahoo!, Koum dan temannya, Brian Acton, mengembangkan WhatsApp, sebuah aplikasi pesan yang sederhana dan aman.

WhatsApp menjadi sangat populer, terutama di negara-negara di mana biaya SMS mahal. Pada tahun 2014, Facebook mengakuisisi WhatsApp seharga $19 miliar, membuat Koum menjadi salah satu orang terkaya di dunia. Namun, Koum tidak melupakan asal-usulnya dan tetap berkomitmen pada privasi dan keamanan pengguna.

Koum telah menjadi contoh inspiratif bagi banyak orang, menunjukkan bahwa dengan kecerdasan, kerja keras, dan ketekunan, seseorang dapat mencapai kesuksesan yang luar biasa, tidak peduli seberapa besar tantangannya. Kisahnya juga mengingatkan kita akan pentingnya privasi dan keamanan dalam era digital.

Jan Koum adalah contoh nyata dari kekuatan manusia untuk bangkit dan berhasil melawan segala rintangan. Ia telah membuktikan bahwa dengan kecerdasan dan ketekunan, seseorang dapat mencapai kesuksesan yang luar biasa dan membuat perbedaan di dunia.

 

Foto: Via finansialku.com
 

0 Komen

Berita Terkait