Mantan Gelandangan yang Sukses: Kisah Inspiratif Sudono Salim
Sudono Salim, seorang pengusaha sukses yang lahir dengan nama Liem Sioe Liong, memulai perjalanannya dari titik nol. Ia merantau ke Hindia Belanda pada usia 20 tahun dengan impian besar, namun harus menghadapi kesulitan yang luar biasa. Dari hidup sebagai gelandangan hingga bekerja di pabrik kerupuk, Sudono tidak pernah menyerah dan terus berjuang untuk mencapai kesuksesan.
Namun, Sudono tidak menyerah. Ia terus berjuang dan mencari cara untuk meningkatkan penghasilannya. Ia menabung sisa gajinya sedikit demi sedikit dan memulai usaha cengkeh dari skala kecil. Bisnis ini dimulai dengan berbagai tantangan, namun lambat laun, bisnisnya berkembang.
Seusai bisnis cengkehnya semakin baik, Sudono mulai berekspansi ke sektor usaha lainnya. Ia menjadi penyedia logistik untuk tentara dan berhasil melewati berbagai rintangan. Bisnisnya terus berkembang dan membuatnya memiliki akses yang lebih besar untuk melakukan ekspansi ke sektor lain.
Sudono kemudian bertemu Mochtar Riady, yang kini dikenal sebagai konglomerat pendiri Lippo Group. Mereka sepakat untuk bekerja sama mendirikan usaha di dunia perbankan, yaitu Bank Central Asia atau BCA. Bisnis ini menjadi salah satu kunci kesuksesan Sudono.
Bisnis yang terus berkembang membuat Sudono memiliki akses yang lebih besar untuk melakukan ekspansi ke sektor lain. Ia pun membangun PT Bogasari yang memproduksi tepung dan Indocement. Kini, kedua perusahaan tersebut menjadi salah satu perusahaan terbesar di Indonesia.
Berkat gurita bisnisnya ini, pewarisnya, Anthoni Salim dan Keluarga dinobatkan sebagai salah satu orang terkaya Indonesia dengan harta kekayaan sebesar US$12,8 miliar yang setara dengan Rp209,4 triliun oleh majalah Forbes 2024. Kisah inspiratif Sudono Salim ini membuktikan bahwa dengan kerja keras dan ketekunan, kita dapat mencapai kesuksesan yang luar biasa.
Foto: via CNBC
0 Komen